Stok Terbatas Buku Original

Televisi

Rp45.000

Dalam buku ini, Raymond Willams menekankan pada pentingya teknologi dalam mempengaruhi bentuk-bentuk kultural televisi, sembari tetap menolak diktum determinisme teknologis Marshall Mcluhan bahwa “medium adalah pesan”. Jika “medium adalah pesan”, gugat Williams berpendapat bahwa sebagai pemirsa kita memiliki kemampuan untuk mengganggi, mengacaukan, dan menyimpangkan logika Mcluhan yang telah membeku tersebut—bukan karena televisi merupakan bagia dari artefak kehiduapan sehari-hari kita, melainkan karena akan muncul berbagai teknologi baru yang menawarkan berbagai kemungkinan yang dapat menghindarkan kita dari kontrol korporasi transnasional dan terkaman media-media besar serta mendorong munculnya bentuk-bentuk ekspresi politik baru. Sebuah karya klasik yang benar-benar orisinil dan kritis!!

Stok 20

-
+

Deskripsi

“Buku ini mengubah cara orang memahami televisi. Untuk pertama kalinya, seorang kritikus, sejarawan, dan paar cultural studies terkemuka membahas seluruh aspek televisi –baik sebagai sebuah teknologi domestik, obyek kebijakan, pemujaan kapital, sebagai serangkaian teks maupun sebagai pembenuk audiens—sebuah karya klasik yang paling memikat dalam ranah kajian budaya dan media!”. Toby Miller, New York University

Sejak kehadirannya pada abad 20, televisi telah berubah menjadi sebuah teknologi yang menawarkan rangkaian citra, teknologi dan bentuk-bentuk baru yang dipengaruhi dan mempengaruhi kehidupan manusia. Saat ini, kita tidak lagi menonton secara tunggal program-program televisi melainkan berpindah dari satu channel ke channel yang lain, menyerapp berbaga rangkaian berita, game show, komedi, drama, film, dan iklan. Dalam buku ini seorang pendiri Center of Cultural Studies di Inggris, Raymond Williams, menganalisis sejarah sosial televisi, lembaga-lembaga penyaran televisi, praktik sosialnya, serta prospeknya di masa depan.

Dalam buku ini, Raymond Willams menekankan pada pentingya teknologi dalam mempengaruhi bentuk-bentuk kultural televisi, sembari tetap menolak diktum determinisme teknologis Marshall Mcluhan bahwa “medium adalah pesan”. Jika “medium adalah pesan”, gugat Williams berpendapat bahwa sebagai pemirsa kita memiliki kemampuan untuk mengganggi, mengacaukan, dan menyimpangkan logika Mcluhan yang telah membeku tersebut—bukan karena televisi merupakan bagia dari artefak kehiduapan sehari-hari kita, melainkan karena akan muncul berbagai teknologi baru yang menawarkan berbagai kemungkinan yang dapat menghindarkan kita dari kontrol korporasi transnasional dan terkaman media-media besar serta mendorong munculnya bentuk-bentuk ekspresi politik baru. Sebuah karya klasik yang benar-benar orisinil dan kritis!!

Informasi Tambahan

Berat250 g
Bahasa

Cover

Halaman

200

Penerbit

Penulis